Jombang – Maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) atau kecamatan untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) membuat Dispendukcapil Jombang bergerak cepat. Melalui program Dukcapil Menyapa Masyarakat yang disiarkan di Radio Suara Jombang FM, Kamis (14/8/2025), Kepala Dinas Dispendukcapil Jombang, Drs. Masduqi Zakaria, M.Si, memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Masduqi menegaskan bahwa proses aktivasi IKD/KTP Digital tidak pernah dilakukan melalui online, telepon, video call, atau chat WA.

“Kalau ada yang mengaku petugas Dukcapil atau kecamatan lalu minta data pribadi lewat telepon atau chat, itu sudah pasti penipuan. Aktivasi IKD hanya bisa dilakukan langsung di tempat, seperti Dispenduk atau kecamatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan nomor-nomor yang terindikasi penipuan.

“Segera laporkan ke situs patrolisiber.id agar bisa ditindak oleh pihak berwenang,” tambahnya.

Masduqi menekankan, edukasi ini adalah bagian dari komitmen Dispendukcapil Jombang untuk selalu hadir memberikan informasi yang akurat dan terpercaya.

“Kami ingin warga mendapatkan info langsung dari sumbernya, biar nggak gampang termakan hoaks atau bujuk rayu penipu. Dispendukcapil akan terus up-to-date memberikan info penting buat masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan Sosialisasi di radio ini rutin dilaksanakan tiap minggu membahas isu-isu aktual maupun seputar masalah Administrasi kependudukan.Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat makin melek digital dan lebih hati-hati saat menerima tawaran atau permintaan data pribadi yang mencurigakan.