Jombang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif. Lewat program jemput bola yang disebut BESUTAN (Berikan Pelayanan Terpadu Administrasi Kependudukan) , tim Dispendukcapil hadir langsung ke Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Senin (25/8/2025). Program ini menyasar warga yang mengalami keterbatasan, seperti disabilitas, lanjut usia, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), agar tetap bisa melakukan perekaman KTP-El tanpa harus datang ke kantor layanan. 

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Dispendukcapil Jombang, Drs. Masduqi Zakaria, M.Si, yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Dinas. “Jemput bola ini hadir untuk memastikan semua warga, tanpa terkecuali, bisa punya identitas kependudukan. Jadi, mereka yang disabilitas, lansia, atau ODGJ tetap mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pelayanan ini adalah wujud nyata komitmen Dispendukcapil Jombang dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan merata. “Dispendukcapil selalu hadir memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat. Setiap masyarakat berhak mendapat perlakuan dan hak yang sama, termasuk dalam kepemilikan dokumen kependudukan,” tegasnya.

Dengan adanya program BESUTAN ini, diharapkan warga rentan tidak lagi kesulitan dalam mengakses layanan kependudukan. Identitas resmi berupa KTP-El bukan hanya sekadar kartu, tapi juga menjadi pintu akses bagi warga untuk mendapatkan layanan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga bantuan pemerintah.